6 Skincare yang Tidak Boleh Disimpan di Kulkas

skincare yang tidak boleh disimpan di kulkas

Menyimpan skincare di kulkas sering dianggap sebagai cara terbaik untuk menjaga kualitas produk. Padahal, tidak semua produk cocok disimpan pada suhu dingin, sehingga penting memahami skincare yang tidak boleh disimpan di kulkas agar formula dan kinerjanya tetap optimal.

Baca Juga: 7 Perbedaan Ceramide dan Niacinamide yang Perlu Diketahui

Mengapa Beberapa Produk Skincare Tidak Disarankan Disimpan di Kulkas?

Tidak semua produk skincare dirancang untuk berada pada suhu rendah. Perubahan suhu yang terlalu dingin dapat memengaruhi kestabilan formula, terutama pada produk dengan kandungan aktif atau tekstur tertentu.

Suhu kulkas berpotensi menyebabkan perubahan tekstur skincare, seperti produk menjadi menggumpal, mengental, atau terpisah antara fase air dan minyak. Kondisi ini dapat memengaruhi kenyamanan saat digunakan serta kinerja produk di kulit.

Selain itu, perubahan suhu saat produk sering dikeluarkan dan dimasukkan kembali ke kulkas dapat mempercepat penurunan kualitas formula. Ketika bahan-bahan terdegradasi, kemampuannya untuk memberikan manfaat maksimal bagi kulit pun akan berkurang.

Karena itu, penting bagi konsumen dan brand untuk memahami karakteristik produk sebelum menentukan metode penyimpanan yang tepat.

Baca Juga: Apa Itu Setting Spray? Kenali Fungsi dan Jenis-Jenisnya

Skincare yang tidak Boleh Disimpan di Kulkas

Beberapa jenis skincare dengan kandungan bahan aktif tertentu lebih sensitif terhadap suhu dingin. Jika disimpan di kulkas, formula bisa mengalami perubahan yang memengaruhi performanya.

Berikut jenis skincare yang sebaiknya tidak disimpan di kulkas:

1. Skincare Berbasis Minyak (Oil-Based)

Face oil, cleansing oil, atau produk dengan kandungan minyak tinggi dapat mengalami perubahan tekstur saat terkena suhu dingin, seperti mengental atau terpisah.

2. Serum dengan Kandungan Retinoid

Bahan aktif seperti retinol, retinal, retinyl palmitate membutuhkan kondisi penyimpanan yang stabil. Suhu terlalu dingin dapat memengaruhi kestabilan formula dan tekstur produk.

3. Produk dengan Vitamin C Murni (L-ascorbic acid)

Vitamin C jenis ini sensitif terhadap perubahan suhu. Penyimpanan di kulkas justru dapat memicu perubahan tekstur dan mempercepat degradasi formula jika sering berpindah suhu.

4. Skincare dengan Sistem Emulsi Kompleks

Moisturizer atau cream yang mengandung air dan minyak bisa berubah teksturnya saat disimpan di suhu dingin, sehingga formula tidak lagi tercampur dengan baik saat digunakan.

5. Produk dengan AHA, BHA, dan PHA

Kandungan exfoliating acids seperti glycolic acid, lactic acid, salicylic acid, dan gluconolactone membutuhkan suhu penyimpanan yang konsisten agar stabilitas pH tetap terjaga.

6. Skincare dengan Kandungan Botanical Extract Tinggi

Produk dengan konsentrasi botanical extract yang tinggi cenderung lebih sensitif terhadap perubahan suhu, termasuk suhu dingin dari kulkas.

Dengan mengetahui jenis skincare yang tidak cocok disimpan di kulkas, kualitas produk bisa tetap terjaga sesuai cara penyimpanan yang dianjurkan.

Baca Juga: Mengenal Mud Mask, Manfaat dan Bedanya dengan Clay Mask

Cara Menyimpan Skincare dengan Benar agar Tetap Awet dan Optimal

Cara menyimpan skincare berpengaruh pada kualitas dan performa produk selama digunakan. Karena itu, brand disarankan mencantumkan panduan penyimpanan secara jelas pada kemasan agar konsumen dapat menyimpan produk sesuai rekomendasi.

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Simpan di suhu ruang yang stabil

Hindari area yang terlalu panas, lembap, atau sering mengalami perubahan suhu.

  • Jauhkan dari paparan sinar matahari langsung

Cahaya dapat memengaruhi kestabilan formula, terutama pada produk dengan bahan aktif tertentu.

  • Tutup kemasan dengan rapat setelah digunakan

Kebiasaan ini membantu mencegah masuknya udara dan kontaminasi dari luar.

  • Simpan di tempat yang kering dan bersih

Tempat penyimpanan yang tepat membantu menjaga produk tetap optimal.

  • Hindari penyimpanan di area lembap seperti kamar mandi

Kelembapan berlebih dapat memengaruhi kestabilan produk dalam jangka waktu tertentu.

Panduan yang jelas pada kemasan membantu konsumen menyimpan skincare sesuai rekomendasi dan menjaga kualitas produk hingga akhir pemakaian.

Baca Juga: Cara Membuat Masker Wajah dari Bahan Alami

Ciptakan Produk Skincare Berkualitas untuk Brand Anda di CISAS

Kualitas produk skincare tidak hanyak ditentukan dari klaim, namun juga dari kestabilan formula dan cara produk digunakan oleh konsumen. Karena itu, proses pengembangan produk perlu dirancang dengan matang sejak awal agar performa skincare tetap terjaga selama masa pakai.

Bekerja sama dengan CISAS, brand dapat merancang dan memproduksi skincare sesuai konsep serta kebutuhan target konsumen. Proses pengembangan dilakukan secara terstruktur agar produk siap dipasarkan dan mudah dipahami penggunaannya.

Kalau kamu sedang menyiapkan atau mengembangkan produk skincare, kamu bisa mulai diskusi bareng CISAS. Dari konsep sampai produksi, prosesnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan brand agar produk siap bersaing di market skincare.

Yuk, konsultasi di sini sekarang juga!

 

Ditinjau oleh dr. Oscar Wiradi Putera

Konsultasi dan Diskusikan Konsep Anda
Bersama CISAS

Share the Post:

Sertifikasi dan Penghargaan Jaminan Mutu

ISO_9001-2015
good corporate governance award 2010 logos
good manufacturing practice certification
logo cara pembuatan kosmetik yang baik
Logo halal

Silakan isi informasi Anda dan chat dengan saya

 

    Name *

    E-mail *

    Phone*

    Company representation or personal inquiry? *

    Company Name *

    Your Position *

    Occupation *

    Have you ever collaborated with an OEM? *
    YesNo