Malic Acid: Pengertian, Manfaat, dan Tren Produknya

malic acid

Setelah tahun 2015, apple cider vinegar umum digunakan sebagai perawatan kulit karena pesatnya tren DIY (Do It Yourself). Tapi tahukah Smartpreneur bahwa ada kandungan dari apel yang jauh lebih efektif dan terbukti aman digunakan untuk kecantikan kulit wajah? Kandungan yang dimaksud adalah malic acid. Simak selengkapnya soal malic acid dan manfaatnya dalam artikel berikut. 

Apa Itu Malic Acid?

Asam malat atau malic acid adalah asam organik yang banyak ditemukan dalam buah-buahan, terutama apel hijau. Secara kimiawi, malic acid merupakan jenis AHA (Alpha Hydroxy Acid), sekumpulan asam yang sekarang umum digunakan dalam skincare untuk mengeksfoliasi kulit. 

Malic acid yang digunakan dalam produk kecantikan dan skincare umumnya berasal dari proses sintetis karena sifatnya yang lebih stabil dan mudah dikendalikan dibandingkan dengan versi alaminya.

Meski begitu, ada juga produk yang menggunakan malic acid yang diekstrak langsung dari buah-buahan. Baik yang bersumber dari sintesis maupun bahan alami, keduanya tetap aman digunakan pada kulit.

 

Baca Juga: Mengenal Botanical Extract, Si Bahan Alami yang Bikin Kulit Glowing

Manfaat Malic Acid untuk Kulit Wajah

Malic acid adalah kandungan yang bisa dijadikan sebagai formula skincare. Akan tetapi, sebelum benar-benar yakin memilih ini, Smartpreneur perlu tahu apa saja manfaat malic acid untuk kulit wajah, dan apakah manfaatnya ini sesuai dengan target konsumen. 

1. Eksfoliasi yang Gentle

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa malic acid termasuk dalam kategori AHA. AHA sendiri merupakan eksfoliator yang sekarang jadi andalan produk-produk exfoliant. 

Asam malat bermanfaat untuk mengeksfoliasi kulit, mengangkat sel kulit mati, namun sifatnya lebih lembut di kulit jika dibanding bahan AHA lain seperti glycolic atau salicylic acid. Meski tidak terlalu abrasif, asam malat tetap efektif bekerja di kulit dan cocok bagi konsumen yang menghindari over-exfoliation yang bisa merusak kulit. 

Menurut Dr. Gary Goldenberg dalam publikasi Byrdie, malic acid juga tidak bersifat noncomedogenic atau tidak menyumbat pori-pori. 

2. Mencerahkan Kulit

Pada dasarnya, semua jenis eksfoliator mampu mencerahkan dan meratakan warna kulit. Hal ini terjadi karena malic acid merangsang pergantian sel kulit baru, yang kemudian akan menyamarkan noda hitam, bekas jerawat, dan hiperpigmentasi. 

Bila Smartpreneur ingin mengikuti tren kecantikan glass skin dan ingin menerapkannya pada produk, malic acid bisa jadi pertimbangan sebagai AHA yang lembut dan aman bagi kulit sensitif. 

3. Menjaga pH dan Kelembapan

Di pasar Indonesia, banyak sekali produk yang tidak sehat untuk pH kulit. Mulai dari face wash, sunscreen, bahkan moisturizer. Walau terhitung sebagai AHA,  malic acid ternyata punya kemampuan menyeimbangkan pH kulit, sehingga kulit lebih terhindar dari risiko iritasi, jerawat, dan kulit kering.

Malic acid yang bersifat humektan, juga membantu menjaga kelembapan kulit dengan menarik air dari lingkungan ke permukaan kulit. Kombinasi ini menjadikan asam malat sebagai bahan multifungsi yang menarik untuk produk serum, toner, atau moisturizer.

4. Antioksidan 

Malic acid berperan sebagai antioksidan alami yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, faktor utama yang memicu penuaan dini seperti kerutan, kusam, dan hilangnya elastisitas. Sebagai senyawa yang berasal dari apel, malic acid bekerja dengan menetralisir stres oksidatif yang menyerang sel-sel kulit.

Karena kemampuannya tersebut, malic acid dapat menjadi alternatif yang lebih lembut dari retinol, terutama jika Smartpreneur menargetkan konsumen dengan masalah kulit kusam, garis halus, atau tanda-tanda penuaan lainnya.

 

Baca Juga: Mengenal Saccharomyces Cerevisiae dalam Formulasi Skincare

Tren Produk

Sebagai antitesis dari produk eksfoliator yang gentle, terdapat permintaan yang meningkat di pasar skincare Indonesia. Secara global, pasar AHA diperkirakan akan tumbuh hingga bernilai miliaran dolar dalam beberapa tahun mendatang.

Malic acid adalah salah satu jenis AHA dengan ukuran molekul yang lebih besar dibanding glycolic acid, semakin populer karena lebih bersahabat bagi kulit sensitif.

Malic acid bisa diadopsi ke dalam berbagai format seperti exfoliating toner, gentle peeling serum, cleanser dengan efek brightening, bahkan overnight mask. Kandungan ini juga bisa dikombinasikan dengan hyaluronic acid, niacinamide, atau ekstrak alami untuk efek yang lebih menyeluruh. Smartpreneur bisa fokus pada inovasi tekstur. Misalnya, gel-to-cream atau essence yang ringan dan tidak lengket.

Target konsumen ideal untuk malic acid adalah kulit sensitif, baru menggunakan produk eksfoliator dan retinol, berusia minimal 20 tahun yang ingin mengatasi masalah penuaan dan tekstur kulit. Kelompok ini cenderung mencai produk yang ampuh tetapi tidak terlalu mengiritasi kulit. 

Konsumen di segmen ini juga memiliki loyalitas yang tinggi pada brand yang transparan soal formulasi dan proses penciptaan produk, terutama bila didukung uji ilmiah. 

CISAS – Maklon Skincare Berpengalaman 30 Tahun

Malic acid adalah kandungan jenis AHA yang berfungsi untuk mengeksfoliasi kulit tetapi lebih rendah iritasi. Jika Smartpreneur tertarik menciptakan produk skincare menggunakan formula ini, mengembangkannya di CISAS adalah pilihan yang tepat. 

CISAS memiliki layanan one-stop product development, atau pengembangan produk mutakhir yang membuat Smartpreneur bisa memulai bisnis kecantikan dengan merek sendiri tanpa menginvestasikan banyak waktu dan tenaga. 

Selama lebih dari 30 tahun, kami telah menciptakan ribuan produk dengan ratusan merek yang memercayakan kami sebagai partner maklon mereka. Minimum Order Quantity (MOQ) yang fleksibel, syarat maklon yang mudah, dan berstandar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Smartpreneur tidak perlu ragu akan kualitas produk akhir yang kami berikan. 

 

Ditinjau oleh dr. Oscar Wiradi Putera

Konsultasi dan Diskusikan Konsep Anda
Bersama CISAS

Share the Post:

Sertifikasi dan Penghargaan Jaminan Mutu

ISO_9001-2015
good corporate governance award 2010 logos
good manufacturing practice certification
logo cara pembuatan kosmetik yang baik
Logo halal

Silakan isi informasi Anda dan chat dengan saya

 

    Name *

    E-mail *

    Phone*

    Company representation or personal inquiry? *

    Company Name *

    Your Position *

    Occupation *

    Have you ever collaborated with an OEM? *
    YesNo