Tren skincare viral bisa muncul dari mana saja, mulai dari review pengguna, konten TikTok, hingga rekomendasi beauty influencer. Di balik popularitasnya, tren ini sering kali mencerminkan kebutuhan dan preferensi konsumen yang sedang berkembang. Bagi brand, kondisi ini bisa menjadi peluang untuk menghadirkan produk yang relevan.
Lalu, bagaimana cara memilih tren skincare yang layak dikembangkan dan mengubahnya menjadi produk siap jual? Simak pembahasannya berikut ini.
Baca Juga: Cara Memastikan Pabrik Kosmetik Memiliki Standar Quality Control yang Baik
Table of Contents
ToggleKenapa Tren Skincare Viral Bisa Jadi Peluang Bisnis?
Tren skincare viral sering kali menunjukkan apa yang sedang dicari dan dibutuhkan konsumen. Ketika sebuah kandungan, tekstur, atau konsep produk ramai dibahas di media sosial, itu bisa menjadi sinyal bahwa pasar sedang memiliki minat yang tinggi. Ditambah lagi, industri kosmetik di Indonesia juga terus berkembang.
Data BPOM mencatat ada 1.684 industri kosmetik di Indonesia, dan sekitar 85% di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM). Artinya, peluang bagi brand baru untuk menghadirkan produk yang mengikuti kebutuhan pasar masih sangat terbuka.
Untuk brand owner, tren skincare viral bisa menjadi titik awal untuk menemukan ide produk yang berpotensi diminati. Meski begitu, jangan langsung mengikuti semua tren yang muncul. Pastikan tren tersebut sesuai dengan target pasar, memiliki potensi bertahan lebih lama, dan bisa dikembangkan menjadi produk yang punya nilai tambah.
Baca Juga: Di Tengah Ramainya Skincare Lokal, Masihkah Ada Peluang untuk Brand Baru?
Cara Memilih Tren Skincare Viral yang Layak Dikembangkan
Tidak semua tren skincare viral layak dijadikan produk. Ada tren yang hanya populer dalam waktu singkat, tetapi ada juga yang berkembang menjadi kebutuhan konsumen dalam jangka panjang. Agar proses pengembangan produk lebih efektif, brand owner perlu melakukan evaluasi terlebih dahulu sebelum memutuskan mengikuti sebuah tren.
Berikut beberapa hal yang bisa dipertimbangkan saat memilih tren skincare viral.
1. Perhatikan Perkembangan Tren
Jangan hanya melihat produk yang sedang ramai dibicarakan dalam satu atau dua hari. Amati apakah tren tersebut tetap mendapat perhatian dalam beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan. Tren yang bertahan lebih lama umumnya memiliki peluang lebih besar untuk dikembangkan menjadi produk.
2. Pastikan Didukung oleh Dasar yang Jelas
Tren yang didukung oleh penelitian, penggunaan bahan aktif yang telah dikenal, atau manfaat yang dapat dipertanggungjawabkan cenderung lebih dipercaya konsumen.
3. Sesuaikan dengan Target Pasar
Produk yang sedang viral belum tentu cocok untuk semua brand. Karena itu, pastikan tren yang dipilih sesuai dengan kebutuhan, preferensi, dan karakteristik target konsumen.
4. Cari Nilai Pembeda
Jika sudah banyak brand yang mengusung konsep serupa, pikirkan apa yang bisa membuat produk Anda berbeda. Misalnya melalui kombinasi bahan aktif, tekstur, manfaat, atau konsep yang lebih sesuai dengan identitas brand.
5. Evaluasi Kelayakan Produksi
Pastikan bahan aktif atau konsep dari tren tersebut memang bisa diformulasikan dan diproduksi secara stabil dan aman.
Nah, dengan memilih tren secara lebih selektif, brand dapat mengurangi risiko mengikuti tren yang hanya bersifat sementara.
Baca Juga: Panduan Lengkap Maklon Kosmetik untuk Pemula yang Ingin Punya Brand Sendiri
Langkah Mengubah Tren Skincare Viral Jadi Produk Nyata
Setelah menemukan tren skincare viral yang tepat, saatnya mengubah ide tersebut menjadi produk yang siap dijual. Prosesnya memang perlu dilakukan dengan cepat agar tidak kehilangan momentum, tetapi setiap tahap tetap harus dipersiapkan dengan baik supaya hasil akhirnya sesuai dengan harapan.
Berikut langkah-langkah yang biasanya dilakukan dalam pengembangan produk skincare.
1. Lakukan Riset dan Validasi Konsep
Sebelum masuk ke tahap formulasi, pastikan tren yang dipilih memang memiliki potensi di pasar. Cari tahu apakah bahan aktifnya didukung oleh manfaat yang jelas dan apakah produk tersebut benar-benar dibutuhkan oleh target konsumen.
2. Pilih Partner Maklon yang Tepat
Agar proses pengembangan produk berjalan lebih efisien, pilih partner maklon yang berpengalaman. CISAS siap membantu mulai dari riset dan pengembangan formula, pembuatan sampel, pengurusan BPOM, hingga produksi, sehingga Anda bisa lebih fokus membangun brand dan strategi pemasaran.
3. Buat dan Uji Sampel Produk
Sampel produk perlu dibuat untuk memastikan formula sudah sesuai dengan konsep yang diinginkan. Pada tahap ini, Anda bisa mengevaluasi tekstur, aroma, warna, hingga performa produk sebelum diproduksi dalam jumlah besar.
4. Siapkan Legalitas Produk
Sebelum dipasarkan, produk perlu memenuhi persyaratan yang berlaku, seperti notifikasi BPOM dan sertifikasi halal apabila diperlukan. Legalitas ini penting agar produk dapat dipasarkan secara resmi.
5. Rencanakan Launching Produk
Setelah produk siap diproduksi, jangan lupa menyiapkan strategi peluncurannya. Manfaatkan momentum saat tren masih diminati melalui konten media sosial, kampanye digital, atau kolaborasi dengan kreator agar produk lebih cepat dikenal.
Setiap tren memiliki momentum. Dengan proses yang terencana, Anda dapat mengubah tren skincare viral menjadi produk yang sesuai kebutuhan.
Baca Juga: Sampel Produk Kosmetik Sudah Bagus Belum? Ini Hal yang Wajib Anda Periksa
Wujudkan Produk dari Tren Skincare Viral Bersama CISAS
Tren skincare bisa datang dan berganti dengan cepat. Karena itu, proses pengembangan produk juga perlu dilakukan secara tepat agar momentum yang ada tidak terlewat. Dengan partner maklon yang berpengalaman, Anda dapat mengubah ide menjadi produk tanpa harus memulai semuanya dari nol.
CISAS (PT Citrasemesta Asrisejati) hadir sebagai partner maklon yang mendampingi setiap tahap pengembangan produk, mulai dari riset formula, pembuatan sampel, pengurusan notifikasi BPOM, hingga proses produksi.
Jika Anda ingin menghadirkan produk yang terinspirasi dari tren skincare viral, konsultasikan ide Anda bersama tim CISAS. Bersama pengalaman sebagai bagian dari Indocare Group sejak 1988, CISAS siap membantu mewujudkan produk skincare yang sesuai dengan konsep dan target brand Anda.
FAQ Seputar Tren Skincare Viral
1. Apakah semua tren skincare viral layak dijadikan produk?
Tidak semua. Brand perlu mengevaluasi konsistensi tren, basis ilmiah di baliknya, serta kesesuaian dengan target pasar sebelum memutuskan untuk mengembangkan produk dari sebuah tren.
2. Apa keuntungan menggunakan jasa maklon untuk mengembangkan produk skincare?
Jasa maklon membantu mempercepat proses pengembangan produk karena didukung oleh tim R&D, fasilitas produksi, serta pendampingan dalam pengurusan legalitas hingga produk siap diproduksi.
3. Bagaimana CISAS membantu mengembangkan produk dari tren skincare viral?
CISAS membantu brand mengubah ide menjadi produk melalui layanan riset dan pengembangan formula, pembuatan sampel, pengurusan notifikasi BPOM, hingga produksi. Dengan dukungan tim R&D yang mengikuti perkembangan industri skincare, CISAS membantu menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan market.





