Memiliki brand kosmetik sendiri kini menjadi lebih mudah berkat layanan maklon kosmetik. Anda tidak perlu memiliki pabrik atau mengelola seluruh proses produksi sendiri untuk menghadirkan produk.
Meski demikian, bagi pemula prosesnya sering kali masih terasa membingungkan. Mulai dari menentukan konsep produk, memilih mitra maklon, hingga memahami tahapan produksi dan legalitas. Artikel ini akan membantu Anda memahami cara kerja maklon kosmetik serta berbagai persiapan yang perlu dilakukan sebelum memulai produksi produk pertama untuk brand Anda.
Baca Juga: Kenapa Harga Maklon Kosmetik Bisa Berbeda? Ini Faktor Penentunya
Table of Contents
ToggleApa Itu Maklon Kosmetik dan Mengapa Banyak Brand Pemula Menggunakannya?
Maklon kosmetik adalah layanan pembuatan produk kosmetik yang dilakukan oleh perusahaan manufaktur atas nama brand pemilik produk. Dengan sistem ini, brand tidak perlu memiliki pabrik, peralatan produksi, maupun tim formulasi sendiri untuk menghadirkan produk ke pasar.
Model bisnis ini banyak dipilih oleh brand pemula karena prosesnya lebih praktis dan efisien. Alih-alih membangun fasilitas produksi dari nol, brand dapat bekerja sama dengan perusahaan maklon yang sudah memiliki fasilitas, tenaga ahli, serta standar produksi yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Industri kosmetik Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat setelah pandemi. Kementerian Perindustrian mencatat jumlah pelaku usaha kosmetik meningkat dari 726 pada tahun 2020 menjadi 1.292 pada tahun 2024. Sebagian besar merupakan usaha skala mikro dan kecil yang memilih bekerja sama dengan maklon kosmetik dibandingkan membangun fasilitas produksi sendiri.
Baca Juga: Peran Penting Pabrik Maklon dalam Pertumbuhan Brand
Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Menggunakan Jasa Maklon Kosmetik?
Sebelum menghubungi perusahaan maklon kosmetik, ada baiknya Anda menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu. Persiapan yang matang akan membantu proses pengembangan produk berjalan lebih lancar, sekaligus memudahkan komunikasi dengan tim maklon.
1. Tentukan konsep produk yang ingin dibuat
Langkah pertama adalah memiliki gambaran yang jelas mengenai produk yang akan dikembangkan. Tentukan kategori produk, target konsumen, manfaat utama yang ingin ditawarkan, serta nilai tambah yang membedakan produk Anda dari kompetitor. Semakin jelas konsepnya, semakin mudah proses pengembangan formula dilakukan.
2. Siapkan referensi produk atau bahan yang diinginkan
Anda tidak harus datang dengan formula yang sudah jadi. Namun, memiliki referensi produk, tekstur, kandungan aktif, atau bahan tertentu yang diinginkan dapat membantu tim maklon memahami kebutuhan Anda. Begitu juga jika ada bahan yang ingin dihindari dalam formula.
3. Identitas brand dan konsep kemasan
Selain produk, brand juga perlu memiliki identitas yang jelas. Nama brand, konsep visual, hingga gambaran desain kemasan dapat menjadi bekal awal sebelum proses sampling dimulai. Kemasan yang tepat dapat membantu produk lebih mudah dikenali dan menarik perhatian konsumen.
4. Estimasi target pasar dan volume penjualan
Mengetahui target pasar dan perkiraan volume penjualan akan membantu menentukan kebutuhan produksi yang sesuai. Informasi ini juga penting untuk menyesuaikan MOQ awal dengan strategi bisnis yang ingin dijalankan.
5. Siapkan anggaran sejak awal
Dalam proses maklon kosmetik, terdapat beberapa komponen biaya yang perlu diperhitungkan, seperti pengembangan sampel, produksi, kemasan, hingga pengurusan legalitas. Dengan memiliki gambaran anggaran sejak awal, Anda dapat menentukan spesifikasi produk yang lebih realistis dan sesuai dengan kebutuhan bisnis.
Dengan persiapan yang baik, proses kerja sama dengan maklon kosmetik dapat berjalan lebih efektif dan membantu mempercepat langkah Anda dalam membangun brand kosmetik sendiri.
Baca Juga: Maklon Adalah Solusi Bisnis Praktis, Pahami Cara Kerjanya di Sini
Tahapan Maklon Kosmetik dari Ide Produk hingga Siap Dipasarkan
Bagi pemula, proses maklon kosmetik mungkin terlihat rumit. Padahal, jika bekerja sama dengan mitra yang tepat, seluruh proses sudah memiliki tahapan yang jelas dan terstruktur. Berikut gambaran proses yang umumnya dilalui hingga produk siap dijual ke konsumen.
1. Konsultasi dan penentuan konsep produk
Tahap pertama adalah mendiskusikan ide produk yang ingin Anda kembangkan. Mulai dari kategori produk, target konsumen, manfaat utama, hingga konsep kemasan. Diskusi awal ini penting untuk membantu tim maklon memahami kebutuhan brand dan menentukan langkah pengembangan berikutnya.
2. Pengembangan formula dan pembuatan sampel
Setelah konsep disepakati, tim formulasi akan mulai mengembangkan produk sesuai kebutuhan Anda. Sampel kemudian dibuat untuk diuji dan dievaluasi. Jika ada bagian yang belum sesuai, formula dapat direvisi hingga menghasilkan produk yang mendekati ekspektasi brand. Di CISAS, proses sampling tersedia mulai dari Rp500.000 per varian dengan kesempatan revisi formula hingga 5 kali.
3. Finalisasi kemasan dan label produk
Saat formula sudah disetujui, proses berlanjut ke pemilihan kemasan dan penyusunan desain label. Pada tahap ini, informasi penting seperti nama produk, komposisi, cara penggunaan, dan informasi lain yang dibutuhkan untuk legalitas produk perlu dipersiapkan dengan baik.
4. Pengurusan notifikasi BPOM
Sebelum produk dapat dipasarkan secara legal di Indonesia, notifikasi BPOM harus diselesaikan terlebih dahulu. Proses ini umumnya memerlukan waktu sekitar satu bulan. CISAS juga menyediakan bantuan pengurusan notifikasi BPOM sehingga brand owner tidak perlu mengurusnya sendiri.
5. Produksi massal
Setelah formula, kemasan, dan legalitas siap, produk akan masuk ke tahap produksi massal. Seluruh proses dilakukan sesuai standar produksi yang berlaku, termasuk melalui berbagai tahapan quality control untuk menjaga kualitas produk tetap konsisten.
6. Pengemasan dan distribusi produk
Produk yang telah selesai diproduksi akan dikemas sesuai desain yang telah disetujui. Selanjutnya, produk siap dikirim dan didistribusikan melalui berbagai saluran penjualan, baik online maupun offline.
Dengan memahami tahapan ini, Anda dapat mempersiapkan proses pengembangan produk dengan lebih baik dan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai perjalanan sebuah produk kosmetik sebelum akhirnya sampai ke tangan konsumen.
Baca Juga: Kenapa Banyak Beautypreneur Memilih Pabrik Maklon untuk Memulai Brand?
Mulai Bangun Brand Kosmetik Anda Bersama CISAS
Memulai brand kosmetik sendiri akan lebih mudah jika didukung oleh mitra maklon yang berpengalaman. CISAS telah bergerak di industri kosmetik sejak tahun 1988 dan membantu berbagai brand mengembangkan produk mulai dari skincare, body care, hingga personal care.
Untuk menjaga kualitas produk, seluruh proses produksi dilakukan di fasilitas yang telah memiliki sertifikasi CPKB. CISAS sebagai jasa maklon skincare dan kosmetik juga menyediakan layanan yang terintegrasi, mulai dari pengembangan formula, sampling, produksi, notifikasi BPOM, hingga pendampingan sertifikasi halal.
Ingin memiliki brand kosmetik sendiri? Konsultasikan ide produk Anda bersama tim CISAS dan temukan solusi maklon yang sesuai untuk membantu mewujudkan brand impian Anda. Hubungi tim kami di sini!
FAQ Seputar Maklon Kosmetik untuk Pemula
1. Apa itu maklon kosmetik?
Maklon kosmetik adalah layanan produksi kosmetik yang memungkinkan brand memiliki produk dengan merek sendiri tanpa harus memiliki pabrik atau fasilitas produksi sendiri.
2. Apa saja yang perlu disiapkan sebelum menggunakan jasa maklon kosmetik?
Beberapa hal yang perlu dipersiapkan antara lain konsep produk, target pasar, referensi formula atau bahan, identitas brand, konsep kemasan, dan anggaran produksi.
3. Apakah maklon kosmetik membantu pengurusan BPOM?
Ya. Perusahaan maklon skincare, seperti CISAS, menyediakan layanan pendampingan dan pengurusan notifikasi BPOM agar produk dapat dipasarkan secara legal di Indonesia.






