Jika Anda sedang merencanakan bisnis di bidang manufaktur kontrak atau maklon, Anda pasti sering mendengar istilah OEM dan ODM. Meskipun sering digunakan dalam industri ini, banyak yang masih bingung dengan perbedaan keduanya.
Artikel ini akan menjelaskan beda OEM dan ODM serta membantu Anda memilih mana yang paling sesuai untuk kebutuhan bisnis Anda.
Baca Juga: 15 Ide Nama Brand Skincare yang Unik dan Mudah Diingat
Table of Contents
ToggleApa itu OEM?
OEM atau Original Equipment Manufacturer merupakan model manufaktur di mana perusahaan memproduksi produk berdasarkan spesifikasi yang diberikan oleh pemilik brand. Produk yang dihasilkan nantinya dijual di pasar menggunakan nama merek perusahaan pembeli, bukan nama pabrik OEM.
Dalam sistem ini, OEM hanya terlibat pada proses manufaktur dan quality control, sedangkan desain konsep, formula, dan identitas produk ditentukan sepenuhnya oleh pemilik brand. Sistem OEM sangat cocok bagi bisnis yang ingin menciptakan produk dengan diferensiasi tinggi karena setiap elemen produk dapat disesuaikan dengan visi brand.
Apa itu ODM?
ODM atau Original Design Manufacturer adalah model manufaktur di mana perusahaan merancang sekaligus memproduksi produk yang kemudian dipasarkan menggunakan brand klien.
ODM menyediakan formula, desain, atau konsep produk yang sudah siap dikembangkan sehingga klien hanya perlu memilih aroma, bahan, tekstur, warna, kemasan, atau fitur unggulan yang sesuai dengan identitas brand.
Sistem ODM memudahkan bisnis untuk memasuki market secara lebih cepat karena proses riset produk sudah dilakukan oleh pihak manufaktur. Model ini sangat ideal bagi pebisnis yang belum memiliki tim R&D internal atau belum memiliki konsep formulasi secara detail.
Baca Juga: Tips Bisnis Menengah dan Kecil: Marketing
OEM dan ODM adalah Bagian dari Maklon
Dalam konteks OEM vs ODM, keduanya merupakan model layanan di dalam industri maklon atau manufaktor kontrak. Maklon adalah layanan produksi di mana pabrik membantu bisnis menciptakan produk tanpa perlu memiliki fasilitas produksi sendiri. Brand dapat fokus pada penjualan, pemasaran, dan pengembangan bisnis, sedangkan proses pembuatan produk ditangani oleh pabrik maklon.
Jenis produk yang dapat dibuat melalui layanan maklon OEM dan ODM sangat beragam. Contohnya meliputi kosmetik dan skincare, parfum dan personal care, suplemen kesehatan, peralatan elektronik, serta suku cadang otomotif.
OEM lebih tepat untuk brand yang ingin menciptakan formula dan konsep eksklusif karena pabrik hanya bertugas memproduksi sesuai spesifikasi yang sudah ditentukan oleh pemilik brand. Sebaliknya, ODM menjadi pilihan bagi brand yang ingin masuk market dengan proses development yang lebih cepat karena pabrik telah menyediakan formula dan desain siap pakai yang dapat disesuaikan kembali dengan identitas brand.
Pada intinya, baik OEM maupun ODM sama-sama menawarkan kemudahan bagi brand untuk memproduksi produk secara efisien tanpa harus membangun pabrik sendiri. Pemilik brand tinggal memilih model layanan maklon yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis, timeline peluncuran produk, dan strategi pengembangan pasar.
Siapa yang butuh OEM dan ODM?
Singkatnya, perusahaan yang membutuhkan layanan OEM dan ODM adalah mereka yang membutuhkan bantuan untuk desain dan/atau pembuatan produk yang akan dijual dengan merek mereka sendiri atau dimasukkan ke dalam produk mereka yang lebih besar. Ini mungkin termasuk perusahaan yang tidak memiliki keahlian teknis atau sumber daya untuk mengembangkan produk sendiri, serta mereka yang ingin fokus pada kompetensi inti dan mengalihdayakan fungsi non-inti.
Baca Juga: 6 Langkah Penting Sebelum Produksi Kosmetik
Perbedaan OEM dan ODM Berdasarkan Target Bisnis
OEM dan ODM adalah istilah yang digunakan dalam industri manufaktur untuk menggambarkan hubungan antara perusahaan yang merancang dan memproduksi produk dan perusahaan yang membeli dan menjual produk tersebut dengan merek perusahaan lain.
Sulit untuk mengatakan mana yang “terbaik” antara OEM dan ODM karena tergantung pada kebutuhan dan tujuan spesifik perusahaan.
Baik OEM maupun ODM memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika sebuah perusahaan ingin membangun identitas merek yang kuat dan memiliki sumber daya untuk memasarkan dan menjual produknya sendiri, mereka dapat memilih untuk bekerja dengan ODM. Namun, jika perusahaan ingin fokus pada efisiensi dan efektivitas biaya, mereka dapat memilih untuk bekerja dengan OEM.
CISAS Sebagai Maklon Terbaikmu
CISAS adalah perusahaan manufaktur kontrak terpercaya sejak 1980 di bidang suplementasi dan kosmetik, dan selangkah lebih maju dibanding OEM. Tidak hanya kami mampu memproduksi produk impian untuk bisnis Anda, kami juga akan menemani Anda dalam konsepsi produk dengan analisa pasar yang komprehensif dari ahlinya.
Dengan model bisnis one-stop product development, CISAS yang berada di bawah PT. Indocare Citrapasific akan membimbing Anda dari awal hingga akhir produksi termasuk cek stabilitas dan lab. Agar produk bisa masuk ke pasar lebih cepat, kami juga akan membantu mengurus legalitas seperti izin edar dari BPOM dan Halal.
Baca Juga: 9 Cara Mudah Mind Mapping Bisnis Skincare






