Pernahkah Anda berpikir mengapa suatu produk yang awalnya terkenal namun akhirnya meredup di pasar? Kondisi tersebut termasuk dalam contoh product life cycle. Sebagai Smartpreneur, Anda perlu mempertimbangkan banyak hal, terutama sebelum memasarkan produk.
Atau, Anda mungkin sedang terjebak di satu posisi yang membuat Anda sulit menentukan langkah bisnis ke depannya.
Memahami konsep product life cycle dapat membantu Anda dalam perencanaan strategis, pengembangan, pengelolaan stok dan produksi, hingga investasi.
Table of Contents
TogglePengertian Product Life Cycle
Product life cycle atau siklus hidup produk adalah konsep yang digunakan dalam pemasaran untuk menggambarkan perubahan yang dialami sebuah produk sepanjang waktu, mulai dari pengenalan hingga penarikan produk dari pasar.
Siklus ini hampir dialami oleh setiap Smartpreneur dalam memasarkan produk.
Fungsi utama dari konsep product life cycle adalah untuk menyusun cara yang strategis dalam memelihara suatu produk. Misalnya, Anda bisa memutuskan kapan waktu yang tepat untuk memperluas jangkauan pasar, menurunkan harga, atau mendesain ulang kemasan produk.
Baca Juga: Keuntungan Mengembangkan Produk Preservative Free
Tahapan Product Life Cycle
Sebelum mengenal lebih jauh terkait contoh product life cycle ada beberapa tahap siklus hidup produk yang perlu Anda pahami. Berikut ini penjelasan dari masing-masing tahapannya:
Pengenalan (Introduction)
Pada tahap awal ini, produk Anda baru memasuki pasar. Kesadaran konsumen terhadap produk Anda masih sangat terbatas, dan angka penjualan biasanya masih rendah. Di sini Anda sudah mulai membangun strategi pemasaran dan bereksperimen banyak hal, agar produk setidaknya memiliki visibilitas yang cukup di pasaran.
Pertumbuhan (Growth)
Pada tahapan ini, konsumen telah menerima produk yang Anda tawarkan. Terdapat pergerakan dalam pemasaran, di mana awalnya hanya untuk mendapatkan perhatian konsumen, menjadi untuk membangun brand awareness.
Pasalnya, permintaan di pasar sudah meningkat dan terjadi persaingan dengan produk lain yang sejenis. Anda bisa menambahkan hal-hal baru pada produk, meningkatkan layanan, atau membuat saluran distribusi yang baru.
Kematangan (Maturity)
Pertumbuhan yang cepat, kemudian bisa mengalami penurunan pada waktu tertentu. Kondisi ini bisa dikategorikan dalam tahap kematangan. Selain itu, penjualan produk juga mungkin bisa stabil. Anda bahkan bisa menentukan harga jual produk yang sesuai, agar tetap kompetitif di pasar.
Selain itu, Anda juga tetap harus melakukan perbaikan secara kontinu, agar tidak jatuh pada penolakan produk, karena ternyata kompetitor lebih unggul. Perbaikan ini bisa dilakukan dengan adanya diferensiasi, penambahan fitur, kontrol harga, dan layanan pelanggan yang baik.
Penurunan (Decline)
Adanya persaingan atau kompetitor bisa menyebabkan produk Anda tersisih, sehingga tidak menjadi produk favorit di pasar. Produk Anda akan mengalami penurunan penjualan dan kehilangan pangsa pasar.
Baca Juga: Quality Control: Definisi, Manfaat, dan Cara Kerjanya
Contoh Product Life Cycle
Apakah Anda masih ingat dengan produk deodoran dalam bentuk powder? Produk ini sangat populer dan dipercaya oleh konsumen, karena mampu mengatasi keringat berlebih dan mencegah bau badan pada masanya.
Namun, perkembangan pasar telah menyisihkan produk deodoran powder. Adanya inovasi deodoran yang lebih praktis, menjadi salah satu alasan mengapa produk ini ditinggalkan konsumen, dan bisa digunakan sebagai salah satu contoh product life cycle yang tepat.
Kembangkan Produk Tanpa Risiko Penurunan
Siklus hidup produk terdiri dari 4 tahapan, yaitu pengenalan, pertumbuhan, kematangan, dan penurunan dari pasar. Anda perlu memperhatikan tahapan ini dengan baik agar bisa menciptakan strategi yang tepat untuk peluncuran produk di pasar.
Untuk menghindari decline, Anda butuh produk timeless, modern, inovatif, dan terbarukan. Sebagai manufaktur kontrak, CISAS siap memberikan jenis produk tersebut.
Layanan manufaktur end-to-end kami tidak hanya akan menghasilkan kualitas produk terbaik, tetapi termasuk siklus hidup produk yang baik pula.






